Proklamir

Tuesday, 31 July 2007

Projek weblog ini dimoelai sedjak hari Sabtoe tanggal 27 Djoeli 2007, poekoel wib dinihari. Dengan memakai djasa salah satoe waroeng internet jang berlokasi di Djl Karang Mendjangan Soerabaja, sebagai tempat peloentjoerannja. Didjadwalkan projek weblog www.meonx.com ini akan mengorbit di doenia maja sampai batas waktoe jang beloem ditentoekan. Hal-hal lain jang berkaitan dengan isi, materi, desain dan lain sebagainja, akan diatoer dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja. ?

 

Soerabaja, hari Sabtoe, 27 DJoeli 2007

Presiden www.meonx.com

 

 

( Meon’x )

 

Notabene :

Sebenarnja rentjana peloentjoeran semoela adalah tanggal 19 DJoeli 2007 dinihari, namoen berhoeboeng kekalahan tim nasional sepakbola Indonesia dari tim nasional sepakbola Korea Selatan, jang menggagalkan harapan saja oentoek setjara pertamakali dapat menjaksikan timnas sepakbola Indonesia meladjoe ke babak perempatfinal Piala AFTj, saja kehilangan semangat dan bermalas-malasan di atas kasoer laloe terlelap hingga pagi mendjelang. :)

Rentjana kedoea, peloentjoeran ini hendak dilakoekan pada tanggal 20 DJoeli 2007 dinihari, namoen apa daja mata ini tidak bisa diadjak kompromi, akhirnja menjerah djoega pada kantoek jang menjerang. Makloemlah sorenja diadjak kentjan oleh seorang gadis sembari menonton Harrj Potter di Bioskop Mitra 21, Soerabaja. :)

Rentjana peloentjoeran ketiga, hendak dilakoekan pada tanggal 21 DJoeli 2007 dinihari. Bertepatan dengan peloentjoeran boekoe serial terakhir Harrj Potter : The Deadlj Hallows. Hanja keledai jang terperosok diloebang jang sama hingga tiga kali, pikir saja dalam hati. Namoen latjoer, program tj-panel web saja erorr. Ternjata saja lebih doengoe daripada keledai. :)

Begitoelah saja, terlaloe sering menoenda-noenda pekerdjaan jang haroesnja bisa diselesaikan dengan moedah. Hingga mendjadi beban menoempoek dibelakang hari. :)

Pada akhirnja tanggal 27 Djoeli 2007 dinihari, semoea baroe terlaksana. Bertepatan dengan satoe peristiwa sebelas tahoen jang laloe, jakni koedeta doeapoeloeh toedjoeh djoeli, Koedatoeli. Soeatoe peristiwa awal jang pada nantinja melahirkan aroes penentangan terhadap rezim jang identik dengan pengekangan kebebasan.

Doeapoeloeh toedjoeh djoeli dinihari doeabelas tahoen jang laloe, saja haroes berangkat dari roemah menoedjoe Roemah Sakit Dharma Hoesada, Denpasar, oentoek menggantikan iboe, menoenggoei ajah saja jang sedang di rawat inap. Sementara iboe saja haroes dilarikan ke klinik bersalin di Kloengkoeng, oentoek melahirkan adik saja yang boengsoe, karena hampir seloeroeh klinik bersalin di kota Denpasar pada waktoe itoe penoeh. Masa itoe adalah periode berat dalam kehidoepan keloearga kami. Sebagai anak soeloeng, saja haroes mengambil alih bisnis keloearga dan mewakili ajah saja dalam setiap kegiatan jang dilakoekan di desa adat. Entahlah, bagi saja tanggal terseboet soenggoeh penoeh dengan kenangan.

 

Beri komentar