Bidadari
Teringat masa di mana sepi selalu menemani. Tanpa kasih yang terperi menemani. Menjalani hari-hari tiada arti. Mengukir mimpi di atas ilusi. Berkelana dalam pelangi kelam hati. Berlari-lari dalam ilusi. Dalam semua hari yang terlalui. Tak pernah terbersit kata sendiri. Walau sunyi terus merecoki. Tak ingin hati untuk mencari.
Kini engkau datang hai bidadari. Mengusik semua hari-hari. Menawar rasa yang telah mati. Mengisi lamunan yang pernah terlewati. Meniup serunai lagu bernyanyi. Mengusap luka yang tak terobati. Lentik jemari menari-nari. Gerangan siapa yang takkan iri.
Merajut kasih dalam mahligai berseri. Melangkah riang melewati hari. Membingkai asa di awan tinggi. Kelak bahagia sampai nanti. Semoga mendung tak datang menggelayuti. Sehingga mentari selalu menyinari.
Bidadari, jangan pernah pergi. Karena diri tiada berarti, tanpa hadirmu disisi.
Beri komentar