Berkomentarlah Sesukamu
Beberapa minggu yang lalu, saya iseng membaca salah satu tutorial yang ada di Codex Wordpress.org”, yang berjudul : “Introduction to Blogging”.
Disebutkan bahwa :
… … blogs tend to have a few things in common:
- A main content area with articles listed chronologically, newest on top. Often, the articles are organized into categories.
- An archive of older articles.
- A way for people to leave comments about the articles.
- A list of links to other related sites, sometimes called a “blogroll”.
- One or more “feeds” like RSS, Atom or RDF files.”
Ada beberapa hal yang biasanya cenderung dimiliki oleh sebuah blog:
- Sebuah halaman utama yang berisi artikel-artikel tertentu yang diurutkan secara kronologis. Acapkali, artikel-artikel tersebut dipilah dalam beberapa kategori tertentu.
- Sebuah arsip penyimpanan dari artikel-artikel sebelumnya.
- Memberikan peluang bagi pengunjung untuk berkomentar atas artikel-artikel yang ada.
- Sebuah daftar yang berisikan relasi tautan ke situs lain, yang biasanya disebut sebagai “Blogroll”.
- Satu atau beberapa umpan-balik bagi pembacanya seperti RSS, Atom maupun RDF.
Disebutkan pula bahwa
“One of the most exciting features of blogging tools are the comments. This highly interactive feature allows users to comment upon article posts and link to your posts and comment on and recommend them … …”
Salah satu hal mengasyikkan yang paling menonjol dari sebuah blog adalah adanya komentar. Ini sisi interaktif dari sebuah blog. Pengunjung diperbolehkan untuk memberikan komentar pada tulisan yang ada, ataupun merekomendasikannya pada beberapa pengunjung lainnya.
Harusnya, saya membaca hal ini sebelum memutuskan untuk membeli domain. Selama ini saya menggunakan template ACMS (not a blog). Ya sesuai namanya, walaupun template ini diperuntukkan bagi pengguna Wordpress, layanan komentar bagi para pengunjung memang dihilangkan. Ada beberapa pesan singkat (SMS) yang masuk ke telefon genggam saya, menanyakan perihal ini. Sejak awal saya memang tidak suka memasang kolom komentar bagi pengunjung.
Setelah membaca artikel “Introduction to Blogging” tersebut, nampaknya saya harus merubah pendirian.
Oleh karena itu, saya putuskan untuk memasang kolom komentar di weblog ini. Sebagai penebus rasa bersalah, khusus bagi 3 (tiga) komentator (saya menyebutnya demikian) yang paling top bulan November ini, mungkin harus diberikan apresiasi khusus. Syaratnya tentu saja harus menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta pastikan bukan spam. Tapi apresiasi seperti apa yang harus diberikan? Saya sendiri belum tahu.
November 6th, 2007 at 2:18 pm
Saya bukan spam… BTW, spam itu bahasa Indonesianya apa ya..