E-book palsu dan pop-up window menyebalkan!!!

Thursday, 22 November 2007

Beberapa hari ini saya menyediakan waktu secara khusus untuk berkunjung ke berbagai blog. Memang selintas terlihat seperti iseng, tapi sesungguhnya saya sedang mencari inspirasi dan bahan tulisan. Kalau di Surabaya, kebanyakan inspirasi tulisan saya dapatkan ketika sedang cangkruk di warung kopi. Tapi di Bali, sepertinya itu susah untuk dilakukan, karena kekurangan tempat cangkruk yang nyaman.

Hari sabtu, tanggal 17 Nopember 2007 kemarin, saya dibuat jengkel oleh dua buah website yang saya kunjungi. Saking jengkelnya, saya sampai menjadikannya sebagai bahan tulisan.
Bermula ketika saya memasukkan kata kunci “e-book gratis” pada mesin pencari Google Indonesia. Hasil dari pencarian tersebut mengarahkan saya pada sebuah blog milik Bu Jennie.

Bayangkan betapa kecewanya saya ketika ternyata untuk download atas buku elektronik tersebut sudah ditutup semenjak bulan Juni yang lalu. Kecewa dan juga kesal terhadap Bu Jennie karena blognya ada diperingkat 10 besar untuk kata kunci “e-book gratis”, walau sesungguhnya tidak ada e-book gratis (lagi) disana. Oleh karena itu terpaksa saya harus bilang : TIDAK ADA E-BOOK GRATIS DISANA!!!

Tautan lain mengarahkan saya pada blog milik Pak Edy. Disini saya temukan bahasan mengenai buku elektronik yang dikarang oleh Bu Jenie tersebut.
Saya tertawa kecil sambil menyumpah serapah. Tidak mungkin e-book itu bisa didownload dengan gratis karena itu produk komersial. Kesimpulan itu saya dapatkan setelah membaca kutipan surat elektronik, yang katanya dari Bu Jennie, yang dipajang oleh Pak Edy, yang berbunyi seperti berikut :

Seluruh isinya belum pernah diterbitkan di tempat lain, jadi buku ini benar-benar eksklusif dan saya pilih untuk diterbitkan dengan cara ini supaya bisa membangkitkan semangat kemandirian dan membentuk kepribadian kuat yang tahan banting dalam menjalankan hidup yang independen, terutama sebagai seorang entrepreneur tangguh. Segala macam tip, trik, dan strategi serta metode-metode khusus saya tuangkan di sana. Pokoknya eksklusif dan tidak lazim. Tidak akan Anda jumpai di buku-buku motivasi mana pun, karena mencakup elemen paling dasar (spiritual), alam bawah sadar, emosional, finansial, matematis, sampai mindset makeover.

Anda tidak akan berlaku sombong dan sok jumawa dengan menulis surat seperti ini bila anda hendak memberikan sesuatu yang bersifat gratis. Dan coba perhatikan gaya bahasa yang dipergunakan. Itu adalah gaya bahasa iklan! Harus jujur saya katakan pada Jenie : “JIKA ANDA TELAH MENIPU SAYA DENGAN INFORMASI E-BOOK GRATIS PALSU ANDA, APAKAH SAYA TIDAK KHAWATIR TERTIPU LAGI KETIKA MEMBELI VERSI CETAKNYA”.

Dilain pihak, yang membuat saya sebal dengan Pak Edy adalah tingkah lakunya dalam usaha untuk mendulang penghasilan dari Asian Brain Marketing. Saya tidak pernah tahu apa isi dari blog Pak Edy, karena fokus saya teralihkan oleh muculnya pop-up window berkali-kali ketika saya sedang membaca suatu artikel. Terlalu konyol bagi seseorang yang bergelut di dunia bisnis online. Sungguh POP-UP WINDOWNYA SANGAT MENYEBALKAN.

Bisa saja saya memblokir munculnya pop-up window tersebut, tapi sayang, wanet tempat saya browsing tidak menyediakan fasilitas seperti itu. Sekali lagi, POP-UP WINDOW-MU SANGAT MENYEBALKAN.

Ada 6 komentar untuk “E-book palsu dan pop-up window menyebalkan!!!”

  1. Ken Reidy berujar:

    Sama aja Put… aku juga mangkel kalo ketemu website yang pake Pop Up Window. Di sisi lain, website-website yang berafiliasi ke Asian Brain Marketing juga banyak yg melakukan cara promosi tidak simpatik. Sumpah…. semua hal yang berkait dengan Asian Brain Marketing sangat tidak aku sukai…. Belum lagi black SEO yang diterapkan…. Huh…. pembodohan terhadap sebagian rakyat Indonesia yang masih ga seberapa ngerti internet. Pembodohan disini dalam bahasa lainnya adalah penindasan.

  2. Edy berujar:

    Halo Sdr. Meonx, salam kenal :wink:

    Terimakasih sudah berkunjung ke blog saya. Saya agak heran kenapa Anda marah sama Jennie tentang tawaran e-booknya. Mestinya Anda lihat dong itu postingan bulan berapa? Jangan bilang itu tawaran e-book palsu, ratusan orang menerimanya pada saat itu. Kalau Anda tidak lagi bisa mendapatkannya ya mau salahkan siapa, Anda yang datangnya terlambat koq. Tanyalah sama Cosa dan teman-teman lain, mereka juga mendapatkan buku itu dan mempromosikannya waktu itu.

    Tentang pop-up window di blog saya. Itu tidak seharusnya menjengkelkan Anda karena pop-up itu hanya muncul kalau Anda mau keluar dari blog saya. Jadi tidak benar kalau Anda bilang Anda tidak bisa baca postingan2 yang ada di blog saya karena terganggu oleh pop-up itu. Selama Anda ada di dalam blog, pop-up itu tidak akan muncul. Karena itu Anda jangan pernah keluar dari blog saya sebelum Anda puas :razz:

    Utk Sdr. Ken Reidy,
    Anda boleh tidak suka dengan Asian Brain, tapi jangan memfitnah seperti itu. Asian Brain tidak pernah mengajarkan Black SEO. Saya sendiri tidak tahu black seo seperti apa yang Anda maksud.

    Peace.

  3. meonx berujar:

    Sayangnya Pak Edy belum memeriksa keseluruhan pop-up window-nya. Setiap saya membaca satu postingan, pop-up window muncul sekurang-kurangnya dua kali. Coba dicek lagi…
    Saya tertarik dengan blog anda, tapi kesal melihat pop-up windownya. Saya setidaknya tiga kali berkunjung ke blog anda, sayangnya saya terus menemui hal menjengkelkan itu.
    Apa susahnya untuk melakukan editing pada sebuah posting? Jika sekarang saya melakukan pencarian via google Indonesia untuk kata e-book gratis dan di tempat teratas masih ada Jenie, walau tidak ada barang itu lagi, apakah saya tidak boleh kecewa?
    Terkadang memang susah membedakan fitnah dan kritik. Kritik pada seseorang maupun badan usaha. E-mail saya pernah beberapa kali dibanjiri sampah dari Asian Brain Marketing. Beberapa diantaranya saya kirimi peringatan, sisanya saya kirimi tanda cinta dan Surabaya@mybirthday. Jika sekali lagi ada yang menyampah, mungkin brontok layak buat mereka :lol:

  4. Edy berujar:

    Sebenarnya yang saya pasang di situ bukan pop-up window biasa, tapi exit grabber, yang hanya berfungsi bila visitors mau keluar dari blog atau bila cursor menyentuh area toolbar browser. Tapi kalau anda bilang setidaknya muncul pop-up 2 kali setiap baca postingan saya jadi agak bingung juga darimana datangnya. Saya akan cek lagi deh. Mohon maaf kalau hal itu mengganggu kenyamanan browsing Anda.

    Tidak dapat dipungkiri bahwa ada member Asian Brain yang masih melakukan promosi dengan cara-cara yang tidak terpuji meskipun sudah sering diingatkan dalam berbagai kesempatan. Bila Anda menerima email sampah dari member Asian Brain, lebih baik forward saja ke abuse@asianbrain.com agar Asian Brain bisa mengambil tindakan karena Asian Brain sangat tidak mentolerir spamming.

  5. Ken Reidy berujar:

    Untuk Pak Edy:
    Sepanjang saya coba hari ini, satu posting saja bisa keluar pop up berkali-kali (lebih dari 2 malah). Rasanya masalahnya bkn terletak di tempat saya deh Pak…. mending di cek berkali-kali dulu deh sebelum bilang pop upnya cuman keluar manakala visitor mau exit, lha wong saya itu mau baca aja bingung caranya nutup pop-up. Atau, mungkin anda perlu mengajarkan pada saya cara menutup pop up window yang baik dan benar ??? :lol:

    Oh ya, teknik hiding content itu termasuk teknik apa Pak yah…? beberapa ada yang menggunakan seperti itu sih…. ? mungkin bapak sebagai orang yang lebih tau, lebih pintar, lebih dewasa, bisa memberi tahu saya yang masih berusia dini dan gaptek ini…. :wink:

    Oh ya Pak, awalnya bahkan hingga sekarang saya sangat tertarik dengan Asian Brain). Hanya saja karena menemu beberapa member asian brain yang membuat tidak interest, saya jadi berpikir 2 kali untuk menjadi salah satu bagiannya. Takut kena generalisir…. :)

    Salam kenal Pak, sukses buat Pop Up nya yah… :roll:

  6. edy berujar:

    Maaf Mas Ken, saya sudah cek beberapa kali dengan browser yg berbeda, FF dan IE. Yang saya temukan cuma perbedaan ukuran exit grabbernya kurang pas kalau pakai IE. Untuk menutup juga ada tombol CLOSE di sudut kanan, jadi saya nggak tahu kenapa Mas Ken kesulitan menutupnya. Mungkin kalau ada orang lain yang membaca dialog kita ini bisa mencobanya, apakah memang menemukan seperti yang mas Ken temukan. Siapa tahu saya memang kurang teliti.

    Tentang masalah Black SEO yang mas Ken tuduhkan ke AB, maaf mas, saya tidak pernah melihat ada materi pelajaran tentang teknik Hiding Content yang mas sebutkan. Kalau ada member AB yang menggunakan teknik itu, mungkin itu adalah “kreatifitas mereka sendiri”, bukan materi yang diajarkan di AB.

    Ikut kena generalisir adalah resiko yang mungkin bisa kita terima ketika masuk menjadi bagian dari sutu komunitas. Tetapi selama kita tidak melakukan apa yang dituduhkan, kita tidak perlu takut, suatu saat juga orang lain akan tahu apakah yang kita jalankan itu benar atau tidak.

    Salam kenal juga mas Ken :grin:

Beri komentar