<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Pandangan Saya tentang Islam</title>
	<atom:link href="http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/</link>
	<description>Blognya orang sinting dan iseng</description>
	<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 21:45:05 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.6</generator>
		<item>
		<title>By: I Gede Juniarta, S.Pd</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-364</link>
		<dc:creator>I Gede Juniarta, S.Pd</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 05:23:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-364</guid>
		<description>saat semua mata manusia mau melihat saat itulah pemahaman agama akan muncul
saat semua telinga manusia terbuka saat itulah nyanyian kidung surgawi terdengar
saat semua mulut manusia berucap suci saat itulah semua masalah teratasi
saat semua lidah manusia mengecap saat itulah segala rasa terungkap
saat semua hidung manusia menghirup saat itulah semua keharuman kehidupan agama tercium
saat semua pikiran manusia terkendali saat itulah semua akan kembali pada yang hakiki
saat semua hati manusia tercerahkan saat itulah kesadaran murni itu DISINI...!!!!!
mudah - mudahan rangkaian kata ini mampu Putu pahami dan pacu diri dalam keseimbangan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saat semua mata manusia mau melihat saat itulah pemahaman agama akan muncul<br />
saat semua telinga manusia terbuka saat itulah nyanyian kidung surgawi terdengar<br />
saat semua mulut manusia berucap suci saat itulah semua masalah teratasi<br />
saat semua lidah manusia mengecap saat itulah segala rasa terungkap<br />
saat semua hidung manusia menghirup saat itulah semua keharuman kehidupan agama tercium<br />
saat semua pikiran manusia terkendali saat itulah semua akan kembali pada yang hakiki<br />
saat semua hati manusia tercerahkan saat itulah kesadaran murni itu DISINI&#8230;!!!!!<br />
mudah - mudahan rangkaian kata ini mampu Putu pahami dan pacu diri dalam keseimbangan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ayu</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-341</link>
		<dc:creator>ayu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 14:59:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-341</guid>
		<description>bagus banget tuh idenya, setuju juga ma marwan..sebagai muslim, pengen tau juga pandangan non islam tentang islam...kapan dipublikasikan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagus banget tuh idenya, setuju juga ma marwan..sebagai muslim, pengen tau juga pandangan non islam tentang islam&#8230;kapan dipublikasikan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rinoelawe</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-277</link>
		<dc:creator>rinoelawe</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 07:49:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-277</guid>
		<description>mr.green, aku mau cerita yah.... karna dikau nyebut2 tentang Raden Ajeng K itu yah, menurut ahli sejarah yang belum populer, dari mana RAK itu punya ide tentang HABIS GELAP TERBITLAH TERANG. ibu RAK itu terinspirasi dari Al Quran, beliau belajar mengkaji (bukan sekedar mengaji aja loh!) Al Quran kepada seorang Kiai ahli agama islam, sayangnya pada surat ke-14 dari Al Quran yaitu surat Ibrahim, sang guru mangkat. RAK begitu terkesima akan ajaran Islam yang mendudukkan kaum perempuan sejajar dengan kaum lelaki. Dimana pada saat itu perempuan, khususnya perempuan jawa hanya dianggap sebagai konco wingking saja ato bahasa kerennya temen dibelakang. Urusannya ya kalo ngga ke dapur,ya ke sumur, kalo ngga ke sumur, ya ke tempat tidur. Di dalam al Quran yang dia kaji, ternyata pria dan wanita di mata Allah adalah sama sebagai mahluk ciptaannya. Yang membuat pria dan wanita tinggi kedudukannya bagi Allah swt adalah setiap amal kebaikan manusia yang diiringi dengan keikhlasan.
RAK berfikir, karena beliau adalah perempuan yang cerdas, kalo begitu setiap amal kebaikan yang dikerjakan tentulah akan sempurna kalau dibarengi dengan ilmu, ilmu didapat lewat membaca, maka beliau mengajari perempuan untuk bisa membaca.
Tentang membaca ini, aku juga punya ceritanya, mungkin kapan2 kita ngobrol lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mr.green, aku mau cerita yah&#8230;. karna dikau nyebut2 tentang Raden Ajeng K itu yah, menurut ahli sejarah yang belum populer, dari mana RAK itu punya ide tentang HABIS GELAP TERBITLAH TERANG. ibu RAK itu terinspirasi dari Al Quran, beliau belajar mengkaji (bukan sekedar mengaji aja loh!) Al Quran kepada seorang Kiai ahli agama islam, sayangnya pada surat ke-14 dari Al Quran yaitu surat Ibrahim, sang guru mangkat. RAK begitu terkesima akan ajaran Islam yang mendudukkan kaum perempuan sejajar dengan kaum lelaki. Dimana pada saat itu perempuan, khususnya perempuan jawa hanya dianggap sebagai konco wingking saja ato bahasa kerennya temen dibelakang. Urusannya ya kalo ngga ke dapur,ya ke sumur, kalo ngga ke sumur, ya ke tempat tidur. Di dalam al Quran yang dia kaji, ternyata pria dan wanita di mata Allah adalah sama sebagai mahluk ciptaannya. Yang membuat pria dan wanita tinggi kedudukannya bagi Allah swt adalah setiap amal kebaikan manusia yang diiringi dengan keikhlasan.<br />
RAK berfikir, karena beliau adalah perempuan yang cerdas, kalo begitu setiap amal kebaikan yang dikerjakan tentulah akan sempurna kalau dibarengi dengan ilmu, ilmu didapat lewat membaca, maka beliau mengajari perempuan untuk bisa membaca.<br />
Tentang membaca ini, aku juga punya ceritanya, mungkin kapan2 kita ngobrol lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rinoelawe</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-276</link>
		<dc:creator>rinoelawe</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 07:31:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-276</guid>
		<description>Dear mr.green, pertama-tama saya bersyukur kepada Allah swt yang mempertemukan kita lewat tulisanmu. Aku sangat tertarik dengan &lt;strong&gt;orang-orang yang semangat untuk berubah menjadi lebih baik&lt;/strong&gt;.
Selamat berjuang untuk dapat memahami islam, pesan saya hanya satu saja: jangan terkecoh dengah tingkah laku manusia yang menjalankan islam karena manusia itu sangatlah tidak sempurna, pahami benar2 tentang ajaran islam yang sempurna, dari manakah itu? tentu saja sumber yang pertama adalah Al Quran, kemudian Hadist2 yang masuk kategori shahih (mis:hadits Bukhari &#38; Muslim), hati-hati memilih manusia yang akan mengajarimu tentang islam. Mohon dimengerti agama bertuhan satu ini sudah berjarak lebih dari sekira 1400 tahun dengan orang yang dapat berdialog langsung dengan Allah swt yaitu Rasulullah Muhammad saw. 
Mungkin dengan membaca kisah hidup Rasulullah saw itu, anda akan memahami kebenaran agama islam.  Semoga Allah swt menolongmu, dan menolong kita semua. Amin ya rabbal alamin. 
Oh ya satu lagi, mungkin anda bisa bertanya kepada ibu Irena Handono mengapa dia begitu yakin dengan kebenaran agama islam padahal sebelum masuk islam beliau adalah orang yang sangat kuat dan sangat mengerti tentang ajaran agama yang dia anut dahulunya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dear mr.green, pertama-tama saya bersyukur kepada Allah swt yang mempertemukan kita lewat tulisanmu. Aku sangat tertarik dengan <strong>orang-orang yang semangat untuk berubah menjadi lebih baik</strong>.<br />
Selamat berjuang untuk dapat memahami islam, pesan saya hanya satu saja: jangan terkecoh dengah tingkah laku manusia yang menjalankan islam karena manusia itu sangatlah tidak sempurna, pahami benar2 tentang ajaran islam yang sempurna, dari manakah itu? tentu saja sumber yang pertama adalah Al Quran, kemudian Hadist2 yang masuk kategori shahih (mis:hadits Bukhari &amp; Muslim), hati-hati memilih manusia yang akan mengajarimu tentang islam. Mohon dimengerti agama bertuhan satu ini sudah berjarak lebih dari sekira 1400 tahun dengan orang yang dapat berdialog langsung dengan Allah swt yaitu Rasulullah Muhammad saw.<br />
Mungkin dengan membaca kisah hidup Rasulullah saw itu, anda akan memahami kebenaran agama islam.  Semoga Allah swt menolongmu, dan menolong kita semua. Amin ya rabbal alamin.<br />
Oh ya satu lagi, mungkin anda bisa bertanya kepada ibu Irena Handono mengapa dia begitu yakin dengan kebenaran agama islam padahal sebelum masuk islam beliau adalah orang yang sangat kuat dan sangat mengerti tentang ajaran agama yang dia anut dahulunya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: meonx</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-211</link>
		<dc:creator>meonx</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Mar 2008 10:12:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-211</guid>
		<description>Saya tidak ingin terjebak dalam keinginan untuk mengkomentari ajaran agama manapun, selain ajaran agama yang saya anut. Walaupun dalam hati saya memiliki pertanyaan-pertanyaan aneh tentang apapun yang ada.
Terlebih lagi saya seorang Hindu, tentu saja saya tidak pantas berkomentar apapun tentang ajaran Islam, karena saya tidak pernah mendalaminya. Oleh karenanya saya meminta izin terlebih dahulu kepada anda semua.
Maafkan saya, saya sebenarnya bukan ingin memberikan pencerahan, justru saya ingin mencari pencerahan disini. 
Jika memakai analogi manusia gua versi Plato, anggap saja sekarang saya berdiri diluar gua. Saya dulu pernah berantipati terhadap segala yang berbau Islam. Dan mungkin banyak orang seperti itu. Tetapi ketika dalam beberapa hal saya mulai menerima keberadaan Islam, saya sadari ternyata saya harus belajar membedakan mana ajaran agama dan mana perilaku manusia.
Misalnya, dalam konteks JIHAD, saya bertanya dalam hati, agama apa yang mengijinkan terjadinya pembunuhan terhadap manusia? Setelah berdialog dengan beberapa kawan-kawan Muslim yang mengenakan "jaket merah", saya berpendapat tidak mungkin Al-quran menyuratkan hal tersebut.
Sebuah pembuktian kebenaran bisa berawal dari dua hal. Mempercayainya sebagai sebuah kebenaran atau ketidakpercayan dan keraguan akan kebenaran suatu hal. Ke-atheis-an saya berawal dari ketidakpercayaan untuk membuktikan kebenarannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak ingin terjebak dalam keinginan untuk mengkomentari ajaran agama manapun, selain ajaran agama yang saya anut. Walaupun dalam hati saya memiliki pertanyaan-pertanyaan aneh tentang apapun yang ada.<br />
Terlebih lagi saya seorang Hindu, tentu saja saya tidak pantas berkomentar apapun tentang ajaran Islam, karena saya tidak pernah mendalaminya. Oleh karenanya saya meminta izin terlebih dahulu kepada anda semua.<br />
Maafkan saya, saya sebenarnya bukan ingin memberikan pencerahan, justru saya ingin mencari pencerahan disini.<br />
Jika memakai analogi manusia gua versi Plato, anggap saja sekarang saya berdiri diluar gua. Saya dulu pernah berantipati terhadap segala yang berbau Islam. Dan mungkin banyak orang seperti itu. Tetapi ketika dalam beberapa hal saya mulai menerima keberadaan Islam, saya sadari ternyata saya harus belajar membedakan mana ajaran agama dan mana perilaku manusia.<br />
Misalnya, dalam konteks JIHAD, saya bertanya dalam hati, agama apa yang mengijinkan terjadinya pembunuhan terhadap manusia? Setelah berdialog dengan beberapa kawan-kawan Muslim yang mengenakan &#8220;jaket merah&#8221;, saya berpendapat tidak mungkin Al-quran menyuratkan hal tersebut.<br />
Sebuah pembuktian kebenaran bisa berawal dari dua hal. Mempercayainya sebagai sebuah kebenaran atau ketidakpercayan dan keraguan akan kebenaran suatu hal. Ke-atheis-an saya berawal dari ketidakpercayaan untuk membuktikan kebenarannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Lemah Semata</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-209</link>
		<dc:creator>Lemah Semata</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 10:18:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-209</guid>
		<description>&lt;p&gt;Apa salahnya bila mahluk berakal ini bicara Islam? Kalau agama ini bisa dijamah semua manusia semudah menjamah al-Qur'an dengan hati bening berdialog dengan Yang menurunkannya, tanpa dikacaukan oleh 1001 macam tafsir dgn segala macam manifestasinya di bumi manusia ini, mungkin tidak perlu ada (dan memang tidak perlu) rasa takut itu. Agama ini mudah dan lebih mudah lagi kalau sebagian besar ulamanya rendah hati tidak merasa paling benar sendiri. Tentu saja bukan berarti ketiadaan 'juru bicara' yang wajib di dengar dan diikuti petunjuknya sebagai wakil Sang Nabi Saw. Tapi..... silahkan anda cermati risalahnya sampai anda tahu manusia-manusia mana saja yang telah tercerahkan oleh Islam dan mana saja yang justeru menjungkir-balikkannya. Tentu saja tidak semua (atau sebagian besar) muslim di bumi manusia ini akan merefleksikan Islam itu sendiri. Karena itu kalau bisa anda jangan berhenti pada kesan saja, karena itu pasti menipu. Jadi harus bagaimana? Ya, kalau ke-atheis-an anda bisa menjadi pintu masuk, maka sungguh sangat mudah bagi anda untuk mengenal Islam sebagai orang Islam yang menggunakan akalnya. Kalau tidak? Buat apa pula jadi orang sinting terus!? :neutral:&lt;/p&gt;
</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apa salahnya bila mahluk berakal ini bicara Islam? Kalau agama ini bisa dijamah semua manusia semudah menjamah al-Qur&#8217;an dengan hati bening berdialog dengan Yang menurunkannya, tanpa dikacaukan oleh 1001 macam tafsir dgn segala macam manifestasinya di bumi manusia ini, mungkin tidak perlu ada (dan memang tidak perlu) rasa takut itu. Agama ini mudah dan lebih mudah lagi kalau sebagian besar ulamanya rendah hati tidak merasa paling benar sendiri. Tentu saja bukan berarti ketiadaan &#8216;juru bicara&#8217; yang wajib di dengar dan diikuti petunjuknya sebagai wakil Sang Nabi Saw. Tapi&#8230;.. silahkan anda cermati risalahnya sampai anda tahu manusia-manusia mana saja yang telah tercerahkan oleh Islam dan mana saja yang justeru menjungkir-balikkannya. Tentu saja tidak semua (atau sebagian besar) muslim di bumi manusia ini akan merefleksikan Islam itu sendiri. Karena itu kalau bisa anda jangan berhenti pada kesan saja, karena itu pasti menipu. Jadi harus bagaimana? Ya, kalau ke-atheis-an anda bisa menjadi pintu masuk, maka sungguh sangat mudah bagi anda untuk mengenal Islam sebagai orang Islam yang menggunakan akalnya. Kalau tidak? Buat apa pula jadi orang sinting terus!? <img src='http://www.meonx.com/wp-includes/images/smilies/icon_neutral.gif' alt=':neutral:' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jinhp</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-204</link>
		<dc:creator>jinhp</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 13:24:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-204</guid>
		<description>Wah sebagai muslim saya pribadi sih ndak masalah karena memang benar Islam itu global dan terbuka tidak ada masalah dalam pandangan siapapun untuk berbicara tentang Islam...lagipula jika ada pandangan yang menyimpang dengan sendirinya Islam akan membenarkan atau menyalahkan hal tersebut.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah sebagai muslim saya pribadi sih ndak masalah karena memang benar Islam itu global dan terbuka tidak ada masalah dalam pandangan siapapun untuk berbicara tentang Islam&#8230;lagipula jika ada pandangan yang menyimpang dengan sendirinya Islam akan membenarkan atau menyalahkan hal tersebut.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Imam</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-112</link>
		<dc:creator>Imam</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jan 2008 05:04:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-112</guid>
		<description>Hallo meonx,
Iseng-iseng aku membuka blog mu. .. Aku jadi mau Koment juga. Menurutku, ga usah takut untuk menulis pandanganmu terhadap apa pun, termasuk pandanganmu tentang islam dan ke-islaman. menurutku ga ada masalah. Sah-sah saja. toh pada kenyataannya islam itu beragam aliran (73 golongan besar) dengan dinamika umat yg beragam dan memiliki penafsiran serta syariat g beragam pula. so, lempar aja tulisanmu....  toh juga, sejak kemunculannya sampai sekarang masih banyak kok yang menentang, tidak percaya dan menafikan islam. jadi untuk apa ragu?:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hallo meonx,<br />
Iseng-iseng aku membuka blog mu. .. Aku jadi mau Koment juga. Menurutku, ga usah takut untuk menulis pandanganmu terhadap apa pun, termasuk pandanganmu tentang islam dan ke-islaman. menurutku ga ada masalah. Sah-sah saja. toh pada kenyataannya islam itu beragam aliran (73 golongan besar) dengan dinamika umat yg beragam dan memiliki penafsiran serta syariat g beragam pula. so, lempar aja tulisanmu&#8230;.  toh juga, sejak kemunculannya sampai sekarang masih banyak kok yang menentang, tidak percaya dan menafikan islam. jadi untuk apa ragu?:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ken Reidy</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-89</link>
		<dc:creator>Ken Reidy</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 20:18:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-89</guid>
		<description>Tancap gas bos....  perjalanan hampir selesai. harusnya waktu aku komen udah tinggal 15% atau 10%.  :roll: 

 :mrgreen:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tancap gas bos&#8230;.  perjalanan hampir selesai. harusnya waktu aku komen udah tinggal 15% atau 10%.  <img src='http://www.meonx.com/wp-includes/images/smilies/icon_rolleyes.gif' alt=':roll:' class='wp-smiley' /> </p>
<p> <img src='http://www.meonx.com/wp-includes/images/smilies/icon_mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: meonx</title>
		<link>http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-86</link>
		<dc:creator>meonx</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Dec 2007 09:04:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.meonx.com/2007/11/pandangan-saya-tentang-islam/#comment-86</guid>
		<description>:arrow: Buat Anno'
Maaf bukan buku hanya kumpulan tulisan saja. Tidak akan dicetak dalam bentuk buku juga. Terimakasih teman. 
Tulisannya sudah rampung sekitar 80%. Butuh dukungannya agar bisa menuntaskan yang 20% lagi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p> <img src='http://www.meonx.com/wp-includes/images/smilies/icon_arrow.gif' alt=':arrow:' class='wp-smiley' /> Buat Anno&#8217;<br />
Maaf bukan buku hanya kumpulan tulisan saja. Tidak akan dicetak dalam bentuk buku juga. Terimakasih teman.<br />
Tulisannya sudah rampung sekitar 80%. Butuh dukungannya agar bisa menuntaskan yang 20% lagi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
